PBSI UAD dan HISKI Komisariat UAD Berkolaborasi Gelar Bincang Sastra tentang Islam dalam Tradisi Sasak
Yogyakarta, 27 Februari 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat UAD menyelenggarakan kegiatan Bincang Sastra Satu Jam (Bisa Saja) bertajuk “Islam dalam Tradisi Sasak: Mitos dan Fakta Religi”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (27/2), mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Yosi Wulandari, M.Pd. sebagai pemateri dan Dr. M. Hafiz Kurniawan, M.A. sebagai moderator. Diskusi ini menjadi ruang akademik untuk memperluas wawasan mengenai hubungan antara Islam, tradisi lokal, dan kehidupan sosial-budaya masyarakat Sasak.
Melalui tema yang diangkat, peserta diajak untuk memahami tradisi Sasak secara lebih mendalam, khususnya dalam melihat hubungan antara kepercayaan, mitos, dan praktik keagamaan yang berkembang di masyarakat. Pembahasan ini juga membuka ruang untuk mengkaji bagaimana budaya lokal berinteraksi dengan nilai-nilai Islam serta bagaimana fenomena tersebut dapat dipahami melalui pendekatan ilmiah.
Kolaborasi antara PBSI UAD dan HISKI Komisariat UAD menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kegiatan akademik di bidang bahasa, sastra, dan budaya. Kerja sama ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peserta untuk memperluas perspektif, mengembangkan pemikiran kritis, serta memahami keberagaman tradisi yang tumbuh di Indonesia.
Melalui kegiatan Bisa Saja, PBSI UAD dan HISKI Komisariat UAD berharap dapat terus menghadirkan ruang diskusi yang mendorong pengembangan wawasan akademik dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Kajian mengenai tradisi Sasak dalam perspektif Islam diharapkan menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami hubungan yang dinamis antara agama, budaya, dan kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menghadirkan forum ilmiah yang relevan, terbuka, dan bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan di bidang pendidikan bahasa, sastra, dan kebudayaan.



