Selamat dan Sukses✨ Raihan Diroya, mahasiswa PBSI FKIP UAD angkatan 2024
/in Prestasi Mahasiswa /by Arif Setiawan
Yogyakarta – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kali ini datang dari dunia olahraga. Raihan Diroya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2024, berhasil membawa pulang gelar juara dalam Gadjah Mada Basketball Competition (GBC) 2025.
Turnamen yang digelar selama lima hari tersebut diikuti oleh berbagai tim basket terbaik dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dengan semangat dan kerja keras, Tim Basket UAD menunjukkan performa yang konsisten dan strategi permainan yang matang sehingga mampu melaju hingga ke babak final.
Dalam pertandingan puncak yang berlangsung ketat, Raihan Diroya dan rekan-rekannya berhasil menaklukkan lawan dengan skor yang meyakinkan, membuktikan kualitas dan kekompakan tim. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika UAD, khususnya di lingkungan PBSI FKIP.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan komitmen Universitas Ahmad Dahlan dalam mendukung pengembangan prestasi mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang non-akademik seperti olahraga, seni, dan kepemimpinan.
Pihak fakultas dan prodi turut memberikan apresiasi kepada Raihan atas semangat dan dedikasinya. FKIP UAD menyatakan bahwa prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan menunjukkan potensi terbaik di berbagai bidang.
Dengan semangat “Terus Berprestasi, Terus Menginspirasi,” Raihan Diroya membuktikan bahwa mahasiswa PBSI tidak hanya unggul dalam dunia bahasa dan sastra, tetapi juga mampu bersinar di arena olahraga nasional.
Alhamdulillah! Dua Tim PBSI UAD Lolos Pendanaan Penelitian 2025
/in Prestasi Mahasiswa /by Arif SetiawanYogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kali ini, dua tim dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil lolos pendanaan dalam Program Penelitian Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen para dosen PBSI dalam meningkatkan mutu penelitian dan memperluas kontribusi ilmiah di bidang bahasa, sastra, dan pendidikan. Proposal yang diajukan oleh kedua tim peneliti berhasil melewati seleksi ketat secara nasional, menunjukkan kualitas dan relevansi topik penelitian dengan kebutuhan akademik dan sosial saat ini.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah dan tanggung jawab yang akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh. Pendanaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meneliti dan berbagi hasilnya dengan masyarakat,” ungkap salah Yosi Wulandari dosen di PBSI UAD.
Kegiatan penelitian yang akan dijalankan mencakup tema-tema strategis seputar pengembangan literasi, revitalisasi sastra daerah, serta inovasi pembelajaran bahasa Indonesia di era digital. Kolaborasi antardosen dan keterlibatan mahasiswa juga direncanakan dalam implementasi riset sebagai bentuk penguatan atmosfer akademik di lingkungan prodi.
Universitas Ahmad Dahlan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) berperan aktif dalam memfasilitasi para dosen sejak tahap penyusunan proposal hingga proses pengajuan ke kementerian. Dengan pendampingan yang intensif, UAD berhasil mempertahankan posisinya sebagai PTS dengan jumlah penerima hibah penelitian terbanyak secara nasional pada tahun ini.
Keberhasilan dua tim dosen PBSI UAD ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi dosen-dosen lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.

Dziqriya Lissaada, Mahasiswa PBSI FKIP UAD, Raih Juara 1 Nasional Tapak Suci
/in Prestasi Mahasiswa /by Arif SetiawanYogyakarta – Prestasi membanggakan diraih oleh Dziqriya Lissaada, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Nasional Tapak Suci Semar VI pada kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Putri yang digelar di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS), 22–25 Mei 2025.
Keberhasilan Dziqriya menjadi bukti bahwa mahasiswa PBSI FKIP UAD tidak hanya berprestasi dalam bidang bahasa, sastra, dan pendidikan, tetapi juga mampu mengharumkan nama program studi melalui ajang kompetisi nasional di luar bidang akademik.
Dalam keterangannya, Dziqriya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaiannya. “Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang selalu mendukung dan memotivasi saya,” ujarnya.
Program Studi PBSI FKIP UAD secara konsisten mendorong mahasiswanya untuk berkembang secara holistik. Dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan di bidang seni dan olahraga menjadi bagian dari upaya PBSI dalam mencetak lulusan yang tangguh dan berprestasi.
Prestasi Dziqriya Lissaada diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa PBSI FKIP UAD lainnya untuk terus berkarya, mengukir prestasi, dan membawa nama baik program studi ke tingkat yang lebih tinggi.
Bangun Kerjasama, Ciptakan Semangat Baru: Outbond PBSI UAD di Ledok Sambi
/in Berita /by Arif Setiawan
Sleman, 24 Mei 2025 — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar kegiatan outbond selama dua hari, Jumat–Sabtu, 23–24 Mei 2025. Bertempat di kawasan Ledok Sambi dan Sambi Resort, kegiatan ini melibatkan dosen, staf PBSI beserta keluarga, serta beberapa mahasiswa dari program student employment (SE).
Rombongan tiba di Ledok Sambi pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan dimulai dengan permainan flying fox yang menantang dan membangkitkan adrenalin peserta. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Program Studi PBSI, Wachid Eko Purwanto, S.Pd., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah ruang untuk menumbuhkan kembali semangat dan kekompakan. “Kegiatan ini bukan sekadar penyegaran, tapi juga momen mempererat kolaborasi dan membangun semangat baru dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Karena hujan mengguyur kawasan kegiatan, sesi outbond yang semula dirancang di alam terbuka dipindahkan ke pendopo Omah Batu. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat peserta. Berbagai permainan tim tetap berlangsung meriah, memperkuat rasa kekeluargaan dalam suasana hangat dan penuh keceriaan.
Usai kegiatan, peserta melanjutkan perjalanan menuju Sambi Resort untuk beristirahat. Pada malam harinya, tepat setelah salat Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB, suasana semakin akrab dengan acara bebakaran bersama. Dalam kegiatan ini, para peserta saling berbagi cerita dan refleksi mengenai perjalanan serta dinamika Program Studi PBSI UAD. Suasana informal tersebut menjadi ruang penguatan solidaritas yang terasa hangat dan penuh makna.
Keesokan harinya, Sabtu pagi pukul 06.00 WIB, peserta diajak untuk senam bersama guna menjaga kebugaran. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi bebas yang memberi waktu untuk bersantai dan menikmati suasana alam sebelum seluruh peserta kembali ke rutinitas masing-masing.
Dengan mengusung tagline “Bangun Kerjasama, Ciptakan Semangat Baru”, kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari semangat kolektif dalam membangun kerja sama dan memperkuat hubungan antaranggota keluarga besar PBSI UAD.

𝐘𝐮𝐤 𝐊𝐮𝐥𝐢𝐚𝐡 𝐝𝐢 𝐔𝐧𝐢𝐯𝐞𝐫𝐬𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐀𝐡𝐦𝐚𝐝 𝐃𝐚𝐡𝐥𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐉𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐑𝐞𝐤𝐨𝐠𝐧𝐢𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐚𝐮
/in Pengumuman /by Arif Setiawan
💡𝐘𝐮𝐤 𝐊𝐮𝐥𝐢𝐚𝐡 𝐝𝐢 𝐔𝐧𝐢𝐯𝐞𝐫𝐬𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐀𝐡𝐦𝐚𝐝 𝐃𝐚𝐡𝐥𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐉𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐑𝐞𝐤𝐨𝐠𝐧𝐢𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐚𝐮💡 Mimin bawa kabar gembira bahwa sekarang kamu bisa lanjut kuliah lewat Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Ahmad Dahlan🤩🙌🏻✨ Apa itu RPL⁉🤔 Melalui Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kamu bisa melanjutkan kuliah dengan menukar pengalaman kerja atau studi sebelumnya jadi SKS di kampus😍🏢 ‼Pendaftaran Tahap 1: 20 Mei – 30 Juni 2025‼ Jalur ini tersedia beragam program studi dan jangan lupa perhatikan bagian persyaratan ketika ingin melakukan pendaftaran ya😉❕ Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui: pmb.uad.ac.id/program-rpl/ 🔗 _____________________________ Linktree PMB: https://linktr.ee/pmb.uad #daftarUAD pmb-online.uad.ac.id Whatsapp: 085385001960 / 08562671960 DM Instagram : @pmb_uad – – – – – – – @klik_uad @kemahasiswaan_uad @pmb_uad @fkip_uad @pbsi_uad @kreskitpbsiuad @teaterjab_uad @hmpspbsiuad – – – – – – – – #pbsiuad #uadjogja #bahasaindonesia #sastraindonesia #klikuad #weareuad #universitasahmaddahlan #muhammadiyah #muhammadiyahjogja #pendidikan #peribahasa #kutipan #kutipanjumat #motivasi
Lokakarya dan Finalisasi Kurikulum PBSI FKIP UAD 2025
/in Berita /by Arif Setiawan
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar kegiatan Lokakarya dan Finalisasi Kurikulum PBSI FKIP UAD 2025 pada Senin, 19 Mei 2025. Bertempat di Ruang Jasmine 1 Lantai GF, Hotel Grand Rohan Yogyakarta, acara ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan menghadirkan berbagai pihak yang berperan penting dalam penyempurnaan kurikulum.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi PBSI, Roni Sulistiyono, M.Pd., yang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan forum strategis dalam rangka menyempurnakan kurikulum prodi PBSI agar lebih responsif terhadap kebutuhan zaman.
“Lokakarya ini kami selenggarakan untuk memfinalisasi kurikulum Prodi PBSI FKIP UAD dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti ekspertis, Koordinator Kurikulum LPP, pengguna lulusan, alumni, serta mahasiswa. Tujuannya adalah menciptakan kurikulum yang adaptif, berkualitas, dan menjawab tantangan dunia kerja,” ujar Roni.
Sesi pertama menghadirkan Prof. Dr. apt. Nanik Sulistyani, M.Si., selaku Kepala Bidang Kurikulum LPP UAD. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya mencermati ulang draf kurikulum yang telah dirancang oleh tim dosen PBSI. Selain itu, beliau juga mengulas keunggulan Fokus Profil Lulusan (FPL) PBSI UAD dibandingkan program studi sejenis di perguruan tinggi lain, serta memperdalam analisis atas kedalaman dan keluasan bobot kurikulum.
Pemaparan dilanjutkan oleh Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd., seorang ahli kurikulum nasional. Ia menelaah sejumlah aspek krusial dalam draft kurikulum, mulai dari Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kesesuaian CPL dengan profil lulusan dan jumlah SKS minimal (12 SKS per profil), hingga kesesuaian CPL dengan acuan kurikulum. Prof. Sarwiji menegaskan bahwa rumusan CPL tidak harus mengacu pada Permendikbudristek No. 3 Tahun 2020. Perlu dilakukan pengintegrasian sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan pengetahuan dalam rumusan CPL; tidak perlu dipisah-pisahkan, tetapi dirancang secara terpadu dan saling terkait.
Setelah sesi akademik, acara berlanjut dengan forum diskusi terbuka yang melibatkan pengguna lulusan untuk memberikan kritik, saran, dan masukan terhadap draft kurikulum. Para pengguna lulusan yang hadir antara lain:
- Dr. Ishafit, M.Pd. (Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta)
- Retno Sumirat, M.Pd. (Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta)
- Titin Yulianti Prawesti, M.Pd. (Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta)
- Zakaria Adnan Syifau Jenar (PT. Gawe Becik Nadhah Anugrah)
- Agung Nugroho (Reporter TVRI)
Masukan dari para pengguna lulusan mencakup berbagai aspek, seperti pentingnya penguatan literasi digital, peningkatan kompetensi pedagogik, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan di dunia kerja dan industri kreatif.
Sesi selanjutnya menghadirkan alumni PBSI UAD yang turut memberikan refleksi terhadap pengalaman mereka di dunia kerja dan keterkaitannya dengan kurikulum yang pernah mereka tempuh. Alumni yang hadir antara lain Ichsan Yunianto Nuansa Putra, M.Pd.; Indah Nurcahyati, S.Pd.; Diah Rahma Cahya Agustyowati, M.Pd.; Ari Prasetyo Nugroho, S.Pd.; dan Kholil Amri, S.Pd.
Penutup acara diisi oleh perwakilan mahasiswa aktif, Ahmad Rif’an Rio F dan Isna Ilham Nur Rizki. Dalam forum ini, mereka menyampaikan aspirasi terkait pentingnya penyediaan program magang yang sesuai dengan minat dan peminatan mahasiswa. Magang yang relevan diyakini dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja serta memperdalam kompetensi praktis sesuai jalur karier yang diinginkan.
Dengan pelibatan berbagai unsur—mulai dari pakar, praktisi pendidikan, dunia kerja, alumni, hingga mahasiswa—lokakarya ini menjadi momentum penting bagi PBSI FKIP UAD untuk menghasilkan kurikulum yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga aplikatif dalam dunia profesional. Ini menjadi bagian dari komitmen PBSI UAD untuk mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di masa depan.









