Mahasiswa PBSI UAD Ikuti Program SEA-Teacher Batch 11 di Filipina

YOGYAKARTA — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Candrika Nur Oktavia, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), terpilih mengikuti Program SEA-Teacher Batch 11 yang diselenggarakan di Central Luzon State University, Filipina.

Keikutsertaan Candrika Nur Oktavia dalam program pertukaran calon guru se-Asia Tenggara tersebut menjadi wujud nyata komitmen PBSI UAD dalam mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik dan pengalaman internasional.

Program SEA-Teacher merupakan ajang kolaborasi pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa keguruan untuk melakukan praktik mengajar, observasi sistem pendidikan, serta pertukaran budaya di negara mitra. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mengasah kompetensi pedagogik, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, adaptasi lingkungan global, dan jejaring profesional di kawasan Asia Tenggara.

Partisipasi Candrika diharapkan mampu membawa pengalaman berharga yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang akademik di tingkat internasional.

Dengan mengikuti program ini, UAD terus memperkuat perannya dalam mencetak calon pendidik yang unggul, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

Mengenal Nama-Nama Gedung di Universitas Ahmad Dahlan: Jejak Tokoh Inspiratif di Kampus I–VI

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tidak sekadar membangun ruang fisik, tetapi juga merawat nilai dan sejarah melalui penamaan gedung-gedungnya. Setiap gedung di Kampus I hingga VI UAD diberi nama tokoh-tokoh inspiratif yang berjasa dalam dunia pendidikan, dakwah, dan kebangsaan. Penamaan ini menjadi pengingat identitas, nilai perjuangan, dan teladan moral bagi sivitas akademika.

Berikut daftar nama gedung di lingkungan UAD:

Kampus I

  1. Gedung Utama Kampus IFaried Ma’roef

  2. Gedung ITCDjoenda Kartawidjaja

  3. Gedung LPPFaqih Usman

  4. Gedung Kampus I Unit BNoeng Muhadjir

Kampus II

  1. Gedung Utama Kampus IIAhmad Azhar Basyir

  2. Gedung Kampus II Unit BAhmad Badawi

Kampus III

  1. Gedung Utama Kampus IIIMuhammad Syoedja’

  2. Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IIIMuhammad Yunus Anis

Kampus IV

  1. Gedung Utama Kampus IVAhmad Dahlan

  2. Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IVSiti Walidah

  3. Gedung Fakultas KedokteranAR Fachrudin

  4. Masjid Islamic CenterYunahar Ilyas

  5. Gedung Persada PutraAhmad Syafii Maarif

  6. Gedung Persada PutriSiti Munjiyah

Kampus V

  1. Gedung Utama Kampus VMas Mansoor

Kampus VI

  1. Gedung Utama Kampus VIMuhammad Sangidu


Penamaan gedung-gedung ini merefleksikan komitmen UAD dalam menanamkan nilai keteladanan, intelektualitas, dan pengabdian kepada mahasiswa. Mengenal nama gedung berarti juga mengenal sejarah perjuangan para tokoh yang menginspirasi perjalanan pendidikan di UAD.

Mari jadikan setiap langkah di kampus sebagai pengingat untuk terus belajar, berkontribusi, dan memberi makna.

Alumni PBSI FKIP UAD 2022 Lolos Beasiswa LPDP untuk Studi S3 di UPI

Yogyakarta (8/1) — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tika Afrilla, S.Pd., M.Pd., alumni PBSI FKIP UAD angkatan 2022, dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi Doktor (S3) PBSI di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Keberhasilan ini menegaskan konsistensi PBSI FKIP UAD dalam melahirkan lulusan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. Seleksi LPDP yang ketat—meliputi aspek akademik, kepemimpinan, serta rencana kontribusi—menjadi tolok ukur kualitas dan kesiapan alumni PBSI UAD menghadapi tantangan pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi PBSI FKIP UAD menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi Tika menunjukkan bahwa pembinaan akademik dan karakter di PBSI UAD berjalan efektif. Ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani menargetkan beasiswa prestisius,” ujarnya.

Selama menempuh studi di PBSI FKIP UAD, Tika dikenal tekun dan aktif dalam pengembangan akademik. Dukungan dosen pembimbing, kurikulum berbasis kompetensi, serta ekosistem riset dan literasi menjadi fondasi penting yang menguatkan langkahnya menuju jenjang doktoral.

Civitas akademika PBSI FKIP UAD berharap perjalanan studi Tika di UPI dapat memperkaya khazanah keilmuan, memperkuat riset kebahasaan dan kesastraan, serta berujung pada kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Semoga ilmu menjadi cahaya, dan perjalanan ini menjelma pengabdian.

Alumni PBSI FKIP UAD Raih Beasiswa LPDP Pascasarjana Dalam Negeri

Yogyakarta, (8/1) — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Salah satu alumninya, Nenden Wulan Septianning Tiyas, berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa LPDP Pascasarjana Dalam Negeri.

Capaian ini menjadi bukti konkret kualitas lulusan PBSI UAD yang mampu bersaing di tingkat nasional. Seleksi LPDP dikenal ketat, mencakup penilaian akademik, kepemimpinan, serta komitmen kontribusi bagi masyarakat. Keberhasilan Nenden menunjukkan bahwa pembinaan akademik dan karakter di PBSI FKIP UAD berjalan efektif.

Ketua Program Studi PBSI FKIP UAD menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. “Ini adalah kebanggaan bagi kami. Prestasi Nenden menegaskan bahwa lulusan PBSI UAD tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi pengabdian yang kuat,” ujarnya.

Selama menempuh studi di PBSI FKIP UAD, Nenden dikenal aktif dalam kegiatan akademik dan pengembangan diri. Kurikulum berbasis kompetensi, pendampingan dosen, serta ekosistem akademik yang kondusif menjadi faktor pendukung dalam mematangkan kapasitas mahasiswa menghadapi kompetisi nasional seperti LPDP.

“Semoga ilmu yang diraih kelak kembali menjadi cahaya bagi banyak orang,” demikian harapan civitas akademika PBSI FKIP UAD atas langkah Nenden menapaki jenjang pascasarjana melalui Beasiswa LPDP.

Lokakarya Kiat Sukses Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian untuk Pendanaan Hibah Eksternal

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Lokakarya Kiat Sukses Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian untuk Pendanaan Hibah Eksternal pada Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Laboratorium PBSI UAD. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.30 WIB dan diikuti oleh dosen PBSI UAD.

Kegiatan lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar mampu bersaing dan lolos pendanaan hibah eksternal. Acara dibuka dengan sambutan dari Roni Sulistiyono, M.Pd., selaku Ketua Program Studi PBSI UAD, yang menekankan pentingnya strategi dan ketelitian dalam penyusunan proposal sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi.

Lokakarya menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Dr. Fatwa Tentama, M.Si. (Dosen Psikologi UAD) sebagai pembicara pertama dan Dr. Vera Yuli Erviana, M.Pd. (Dosen PGSD UAD) sebagai pembicara kedua. Kegiatan dipandu oleh Dr. Yosi Wulandari, M.Pd. (Dosen PBSI FKIP UAD) sebagai moderator.

Pada materi pertama, Dr. Fatwa Tentama, M.Si. memaparkan kiat agar proposal dapat lolos secara administratif dan substantif. Ia menekankan pentingnya memperhatikan detail instruksi pada template proposal, mengingat template sering diperbarui oleh kementerian beberapa hari sebelum batas akhir pengumpulan. Selain itu, peserta diingatkan untuk menuliskan state of the art dan unsur kebaruan secara jelas, menggunakan frasa “menggunakan pendekatan baru”, serta menyusun tahapan kegiatan, aktivitas, fasilitas, luaran, indikator capaian, luaran wajib, dan peran penanggung jawab secara sistematis. Narasumber juga menjelaskan cara membuat rumusan yang tajam melalui deskripsi yang komprehensif.

Sementara itu, pada materi kedua, Dr. Vera Yuli Erviana, M.Pd. menjelaskan bahwa dosen pada klaster mandiri UAD memiliki peluang untuk menghasilkan produk secara mandiri. Ia memaparkan delapan tahapan pengelolaan pengabdian kepada masyarakat, mulai dari pengumuman hingga penilaian luaran. Selain itu, disampaikan pula strategi agar proposal dapat lolos seleksi, baik pada tahap administrasi maupun substansi. Menurutnya, analisis kondisi daerah sasaran harus disusun secara jelas dan mendalam, serta seluruh aspek administrasi perlu diperiksa dengan cermat sebelum pengajuan.

Melalui lokakarya ini, diharapkan dosen PBSI UAD semakin siap dan percaya diri dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang berkualitas serta berpeluang besar memperoleh pendanaan hibah eksternal.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55191
Telp. (0274) 563515, 511830
Fax. (0274) 564604

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960