Kegiatan Tim Kecil Penyusunan Kurikulum PBSI FKIP UAD Sukses Digelar
Yogyakarta, 12 Juli 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Laporan Kegiatan Tim Kecil Penyusunan Kurikulum PBSI. Acara ini dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Juli 2024, bertempat di Laboratorium PBSI lantai 7, Kampus 4 UAD.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah dosen, tim penyusun kurikulum, serta perwakilan mahasiswa PBSI. Tujuannya adalah untuk memaparkan progres terbaru dalam penyusunan kurikulum PBSI yang disesuaikan dengan perkembangan pendidikan, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan era digital.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PBSI, Roni Sulistyono, M.Pd., menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan PBSI. “Kurikulum yang disusun harus relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan dan teknologi,” ujarnya.
Dalam kegiatan penyusunan kurikulum, dipaparkan sejumlah poin penting dalam laporannya. Beberapa di antaranya adalah integrasi literasi digital, penguatan kompetensi pedagogik, serta penyesuaian mata kuliah dengan Kurikulum Merdeka Belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi bagi peserta untuk memberikan masukan dan kritik konstruktif. Salah satu perwakilan mahasiswa, Anisa Rahma, menyampaikan harapannya agar kurikulum baru dapat lebih memfasilitasi pengembangan kreativitas dan keterampilan praktis mahasiswa.
Acara ditutup dengan kesimpulan dan rencana tindak lanjut oleh tim penyusun kurikulum. Diharapkan, kurikulum baru PBSI dapat segera diimplementasikan pada tahun akademik mendatang, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi PBSI FKIP UAD kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjawab tantangan di era globalisasi.