Penguatan Kompetensi Guru dan Motivasi Siswa melalui PKM PBSI FKIP UAD di SMA Muhammadiyah Bantul

Bantul, 3 Februari 2026 – SMA Muhammadiyah Bantul menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini mengusung tema “Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk Guru SMA Muhammadiyah Bantul.” Sebanyak 27 guru berpartisipasi aktif dalam pelatihan yang diarahkan pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan. Kehadiran guru-guru tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dalam memperkuat keterampilan pedagogik yang relevan dengan tuntutan era modern.
Tim pelaksana PKM dipimpin oleh Ariesty Fujiastuti, M.Pd., dengan dukungan anggota Hermanto, M.Hum., dan Dedi Wijayanti, M.Hum. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Suhardi dan Sudaryanto, M.Pd., serta melibatkan mahasiswa PBSI yang berperan dalam pendampingan teknis, dokumentasi, dan fasilitasi praktik. Dalam sambutannya, Dedi Wijayanti, M.Hum., menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital dan AI merupakan keterampilan strategis yang harus dimiliki guru untuk meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran. Sementara itu, apresiasi dari pihak sekolah disampaikan oleh Dwi Sumariyanto, S.Kom., yang menilai kontribusi UAD sebagai dorongan penting bagi guru dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Ketua tim, Ariesty Fujiastuti, M.Pd., menekankan bahwa tujuan utama PKM ini adalah memberikan bekal keterampilan inovatif bagi guru agar mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tidak hanya berfokus pada guru, kegiatan ini juga menyertakan sesi motivasi bagi siswa kelas XII. Pesan yang disampaikan adalah pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sebagai langkah strategis untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Dalam sesi penutup, Prof. Dr. Suhardi menegaskan kembali bahwa pelaksanaan PKM bertema Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital memberikan manfaat nyata bagi guru dalam meningkatkan keterampilan pedagogik sekaligus memperluas wawasan teknologi pendidikan. Menurut beliau, penguasaan media digital bukan hanya sekadar memudahkan proses pembelajaran, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk menciptakan interaksi kelas yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Lebih lanjut, Prof. Dr. Suhardi menyampaikan motivasi kepada siswa kelas XII agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menekankan bahwa pendidikan lanjutan merupakan investasi strategis yang akan membuka peluang lebih luas, baik dalam pengembangan diri maupun kontribusi sosial. “Guru yang berinovasi akan melahirkan generasi unggul, dan siswa yang berani melanjutkan studi ke perguruan tinggi akan membuka pintu masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Promosi Program Studi PBSI FKIP UAD
Selain berfokus pada pelatihan guru dan motivasi siswa, kegiatan PKM ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UAD. Prodi PBSI FKIP UAD memiliki visi untuk mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat.
Profil lulusan Prodi PBSI FKIP UAD mencakup:
- Pendidik Bahasa dan Sastra Indonesia yang kompeten dalam mengajar di berbagai jenjang pendidikan.
- Peneliti bidang bahasa, sastra, dan pendidikan yang mampu menghasilkan karya ilmiah dan inovasi akademik.
- Praktisi literasi dan budaya yang berperan dalam pengembangan literasi masyarakat serta pelestarian budaya lokal dan nasional.
- Pengembang media dan kurikulum pembelajaran yang kreatif, berbasis teknologi, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
- Profesional di bidang komunikasi dan penulisan yang dapat berkontribusi dalam dunia jurnalistik, penerbitan, maupun industri kreatif berbasis bahasa.
Dengan profil lulusan tersebut, Prodi PBSI FKIP UAD menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi pendidik dan akademisi yang tidak hanya berkompeten di bidang pedagogik, tetapi juga memiliki daya saing global serta kepedulian terhadap pengembangan masyarakat.



