Seminar Saga #4 (Sastra, Pedagogik, dan Bahasa)
Yogyakarta โ Sabtu, 13 Agustus 2022, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar SAGA #4 (Sastra, Pedagogik, dan Bahasa) yang bertempat di Ruang Amphitarium, Lantai 9, Kampus IV UAD. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Prof. Dr. Andayani, M.Pd. dan Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum., dengan moderator Bapak Roni Sulistiyono, M.Pd. Seminar ini mengupas berbagai isu dalam bidang sastra, pengajaran, dan bahasa Indonesia, terutama dalam implementasinya pada konsep Merdeka Belajar di era digital.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Andayani, M.Pd. menjelaskan bahwa sastra memiliki peran penting dalam pendidikan karena dapat menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter. Ia menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam cara masyarakat mengakses dan mengapresiasi karya sastra. Sementara itu, Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum. menekankan pentingnya inovasi dalam pengajaran bahasa Indonesia agar lebih adaptif dengan perkembangan zaman. Ia menjelaskan bahwa Merdeka Belajar memberikan ruang yang lebih luas bagi pendidik untuk menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan efektif.
Seminar ini juga menampilkan 37 artikel pemakalah yang berasal dari mahasiswa, dosen, dan guru. Artikel-artikel tersebut dibagi ke dalam enam subtema utama, yaitu: (1) Platform Merdeka Mengajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) Aktualisasi Guru Penggerak di Kelas, (3) Kajian Linguistik Deskriptif dan Terapan Bahasa Indonesia, (4) Kajian Sastra dan Budaya Indonesia, (5) Kajian Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia, dan (6) Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Artikel yang telah lolos tahap review kemudian dipresentasikan dalam seminar dan dimuat dalam Prosiding Seminar Nasional Sastra, Pedagogik, dan Bahasa.
Diskusi yang berlangsung dalam seminar ini mendapatkan respons antusias dari peserta. Banyak pertanyaan yang diajukan terkait penerapan konsep Merdeka Belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta tantangan yang dihadapi guru dalam menyesuaikan diri dengan teknologi digital. Para narasumber memberikan berbagai rekomendasi dan strategi untuk mengatasi kendala tersebut, seperti pemanfaatan media digital secara optimal serta penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang menarik dan interaktif.
Selain itu, Prof. Dr. Andayani, M.Pd. juga menyoroti bagaimana perkembangan sastra digital dapat menjadi peluang bagi mahasiswa dan peneliti dalam menghasilkan karya yang lebih luas jangkauannya. Sementara itu, Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum. menambahkan bahwa dalam konteks pengajaran, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam penelitian akan memperkaya wawasan akademik serta mempercepat adaptasi terhadap perubahan metode pembelajaran.
Di akhir acara, Roni Sulistiyono, M.Pd. selaku moderator menekankan bahwa seminar ini diharapkan menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi pendidikan bahasa Indonesia untuk saling berbagi wawasan dan pengalaman. Ia juga mengajak peserta untuk terus mengembangkan penelitian di bidang sastra, pedagogik, dan bahasa, serta menerapkan hasil diskusi dalam praktik pengajaran di kelas.
Seminar SAGA #4 ini sukses diselenggarakan dan memberikan wawasan baru bagi para peserta mengenai perkembangan terbaru dalam bidang sastra, pedagogik, dan bahasa. PBSI FKIP UAD berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah bagi akademisi, pendidik, dan mahasiswa untuk berbagi ilmu serta mengembangkan penelitian di bidang bahasa dan sastra Indonesia. Dengan adanya seminar ini, diharapkan konsep Merdeka Belajar dapat terus diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, sehingga semakin relevan dengan tantangan zaman yang terus berkembang.