PBSI FKIP UAD Menyelenggarakan Sapa Prodi Bincang Akademik Gasal Tahun Ajaran 2021/2022
Yogyakarta, 9 September 2021 โ Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan (PBSI FKIP UAD) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk โSapa Prodi Bincang Akademik Gasal TA 21/22โ. Acara ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menghadirkan dua pemateri ahli di bidang pendidikan dan literasi bahasa.
Kuliah umum ini menghadirkan Roni Sulistiyono, M.Pd. dan Wachid Eko Purwanto, M.A. sebagai pemateri, serta dipandu oleh moderator Yosi Wulandari, M.Pd. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PBSI FKIP UAD, yang menekankan pentingnya penguatan literasi dan strategi akademik di era digital.
Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber membahas berbagai aspek yang relevan dengan dunia akademik mahasiswa PBSI, termasuk strategi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di era digital, tantangan dalam dunia akademik, serta bagaimana mahasiswa dapat meningkatkan daya saing melalui penguatan literasi dan berpikir kritis. Selain itu, pemateri juga menyoroti implementasi kurikulum berbasis digital untuk menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta menjadi salah satu momen penting dalam acara ini. Banyak mahasiswa yang aktif bertanya terkait penerapan strategi pembelajaran yang lebih inovatif serta bagaimana membangun daya saing akademik yang unggul di era digital. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa saat ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PBSI FKIP UAD semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi akademik mereka, mengembangkan keterampilan literasi digital, serta siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan dan profesional. Kuliah Umum Sapa Prodi Bincang Akademik ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunitas akademik yang lebih progresif dan siap menghadapi perubahan zaman.