Dosen dan mahasiswa PBSI UAD menjadi pembicara dalam konferensi internasional bertajuk ICoLLT 2021. Yosi Wulandari, Wachid E. Purwanto, dan Nika Fisari menyampaikan makalah mengenai pembelajaran sastra lama berbasis aplikasi android. M. Ardi Kurniawan dan Haryadi menyampaikan makalah mengenai studi etnografi aktivitas membaca mahasiswa PBSI UAD. Pujiati Suyata, Triwati Rahayu, dan Roni Sulistoyono menyampaikan makalah mengenai pembelajaran bahasa pada era disruptif.

Kegiatan yang bertajuk The 3rd International Conference on Language Learning and Teaching (ICoLLT) 2021 ini diadakan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Pahang (UMP), Selasa (24/8/2021). Pelaksanaan konferensi ini merupakan salah satu hasil dari Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) untuk Joint Seminar yang ditandatangani UAD dan UMP. Dibuka oleh Rektor UAD, Dr. Muchlas, M.T., bersama Vice Chancellor UMP dan dihadiri Prof. Ir. Dr. Wan Azhar Wan Yusoff selaku Vice Chancellor Universiti Malaysia Pahang.

Dikatakan Muchlas, belajar tidak lagi terbatas pada dinding kelas seperti dulu. “Peserta didik saat ini diberikan banyak kesempatan untuk menjelajahi tempat-tempat baru untuk belajar dan untuk mengakses berbagai pengetahuan melalui ruang digital,” kata Dr. Muchlas, M.T. Bagi Muchlas, saat ini banyak anak muda atau milenial terlibat dalam setiap praktik literasi yang dimediasi oleh ruang digital. “Saya percaya, ruang digital memiliki banyak potensi untuk menjadi apa yang disebut pendidikan ruang ketiga, yaitu bentuk dan praktik pendidikan yang timbul secara independen dari pendidikan arus utama,” ungkap Muchlas.