PBSI UAD Perkuat Kompetensi Digital melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis AI
PBSI UAD Perkuat Kompetensi Digital melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis AI
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), turut memperkuat kompetensi digital di bidang pendidikan melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Digital yang diselenggarakan FKIP UAD bekerja sama dengan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC). Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendorong pendidik dan calon pendidik beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan yang berlangsung selama 32 Jam Pelajaran (JP). Dosen dan Mahasiswa PBSI UAD turut berpartisipasi sebagai peserta untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital. Peserta mempelajari berbagai materi, meliputi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), kompetensi abad ke-21, perkembangan Artificial Intelligence (AI), serta etika penggunaan AI dalam dunia pendidikan.
Selain memperoleh materi, peserta mengikuti praktik pengembangan bahan ajar digital, video pembelajaran, media interaktif, dan evaluasi pembelajaran berbasis AI. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PBSI UAD dan peserta lainnya mendapatkan pengalaman dalam memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Bagi PBSI UAD, pelatihan ini relevan dengan pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang lebih interaktif dan kontekstual. Pemanfaatan AI dapat mendukung pengembangan materi keterampilan membaca, menulis, serta apresiasi sastra melalui media digital yang menarik. Bagi mahasiswa sebagai calon pendidik, keterampilan tersebut menjadi bekal penting untuk merancang pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penggunaannya tetap perlu memperhatikan ketepatan informasi, orisinalitas karya, dan etika digital.
Koordinator Tim Kerja Kurikulum dan Pembelajaran FKIP UAD, Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan membekali peserta dengan keterampilan mengembangkan bahan ajar digital yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna. Kegiatan ini sekaligus mendukung penerapan Pembelajaran Mendalam yang berpusat pada peserta didik.
Melalui kolaborasi FKIP UAD dan SEAMOLEC, PBSI UAD diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis teknologi. Keikutsertaan mahasiswa PBSI UAD dalam pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat literasi digital, meningkatkan kompetensi calon pendidik, serta mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan pembelajaran inovatif sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era digital.




